Suasana penuh kebahagiaan dan kebersamaan terasa begitu kental di SMP Negeri 3 Banjarnegara pada hari Senin, 9 Januari 2025. Hari itu menjadi momen istimewa bagi seluruh warga sekolah karena dilaksanakannya penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga menunjukkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang begitu tinggi dari keluarga besar SMPN 3 Banjarnegara, terlebih karena hewan kurban yang disembelih merupakan bantuan dari tiga sekolah sahabat di Banjarnegara.
Tahun ini, SMPN 3 Banjarnegara menerima tiga ekor kambing dari tiga sekolah berbeda, yakni MAN 1 Banjarnegara, MAN 2 Banjarnegara, dan SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara, serta daging sapi dari SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara. Bantuan ini datang sebagai bentuk kepedulian dan sinergi antar-lembaga pendidikan di Kabupaten Banjarnegara. Setiap sekolah secara terpisah menghubungi pihak SMPN 3 Banjarnegara dan menyampaikan niat baik mereka untuk ikut berkontribusi dalam pelaksanaan kurban. MAN 1 Banjarnegara menjadi yang pertama menyampaikan bantuan, disusul oleh MAN 2, dan kemudian SMK Cokroaminoto 1. Ketiganya menyerahkan masing-masing satu ekor kambing yang sehat dan layak dijadikan hewan kurban. Di hari berikutnya SMPN 3 Banjarnegara mendapatkan daging sapi dari SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara.
Rasa syukur dan haru menyelimuti pihak sekolah saat menerima hewan-hewan kurban tersebut. Kepala SMPN 3 Banjarnegara, Ibu Sri Suharayati, S.Si, M.Pd menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada keempat sekolah yang telah menunjukkan kepedulian dan rasa persaudaraan. Menurut beliau, momen ini adalah bukti bahwa pendidikan tidak hanya sebatas ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana lembaga-lembaga pendidikan saling merangkul, membantu, dan bersama-sama menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada para siswanya.
Tiga ekor kambing disembelih satu per satu oleh petugas yang berpengalaman dan memahami syariat penyembelihan hewan kurban. Proses berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Para guru, karyawan, serta beberapa siswa menyaksikan langsung prosesi ini. Bagi para siswa, ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena mereka tidak hanya belajar teori tentang kurban di kelas, tetapi juga melihat dan ikut merasakan langsung praktiknya di lapangan.
Setelah proses penyembelihan selesai, panitia yang terdiri dari guru dan karyawan segera melanjutkan dengan pemotongan daging dan pengemasan. Tim panitia telah menyusun rencana distribusi daging kurban jauh-jauh hari sebelumnya, agar semua berjalan tertib dan adil. Daging kurban dibungkus ke dalam kantong-kantong dan siap dibagikan kepada keluarga besar SMPN 3 Banjarnegara, mulai dari guru, staf, hingga siswa yang membutuhkan.
Kegiatan kurban ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah tahunan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan nilai-nilai luhur kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang arti pengorbanan, keikhlasan, serta pentingnya berbagi dengan sesama. Guru Pendidikan Agama Islam SMPN 3 Banjarnegara, Bapak Fahrurozi, S.Pd menyampaikan bahwa momen seperti ini sangat efektif untuk mengajarkan ajaran Islam secara kontekstual. Para siswa tidak hanya membaca tentang kurban dari buku teks, tetapi mereka juga menyaksikan bagaimana kurban dijalankan dalam kehidupan nyata dan bagaimana dampaknya bagi masyarakat sekitar.
Beberapa siswa turut serta dalam membantu proses pemotongan dan pembagian daging. Mereka membantu membungkus, mencatat penerima, dan membersihkan area penyembelihan. Bagi mereka, kegiatan ini menjadi pelajaran penting yang tidak ditemukan dalam ujian tulis. Mereka belajar bekerja sama, disiplin, dan memiliki rasa empati yang lebih tinggi kepada orang lain. Banyak dari mereka yang menyatakan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan ini dan berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial lainnya.
Lebih dari itu, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah. Seluruh guru, staf, dan siswa bersatu dalam semangat gotong royong untuk menyukseskan kegiatan ini. Tidak ada sekat antara guru dan murid, antara kepala sekolah dan petugas kebersihan. Semua bahu-membahu, saling membantu, dan saling menghargai peran masing-masing. Kegiatan seperti inilah yang memperkuat budaya positif di sekolah, dan menjadi bagian dari upaya membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
SMPN 3 Banjarnegara sangat mengapresiasi bantuan dari MAN 1 Banjarnegara, MAN 2 Banjarnegara, SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara, serta SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara. Bantuan mereka tidak hanya berupa hewan kurban, tetapi juga simbol persaudaraan antar sekolah. Kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain bahwa berbagi kebaikan tidak memerlukan batas, dan bahwa kerja sama antar sekolah bisa melahirkan manfaat yang besar bagi banyak orang.
Harapan besar disampaikan oleh seluruh warga SMPN 3 Banjarnegara agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Tidak hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, keimanan, dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah. Momen Idul Adha tahun ini akan dikenang sebagai salah satu peristiwa paling membahagiakan, bukan karena jumlah hewan kurbannya, tetapi karena kuatnya semangat berbagi yang menyertainya.
Dengan berakhirnya kegiatan kurban ini, SMPN 3 Banjarnegara kembali meneguhkan komitmennya untuk terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia para siswanya. Semangat Idul Adha telah memberi energi baru untuk terus berbagi dan membangun kebaikan bersama, satu langkah kecil yang insyaallah membawa dampak besar bagi sesama.
